Sword of Friendship

View previous topic View next topic Go down

Sword of Friendship

Post by Hiki on Sun Jul 18, 2010 12:06 pm

Pada tahun 1911, 3 buah ekspedisi di lakukan untuk mencapai Kutub Selatan. Amundsen dan Scott berhasil dan menjadi terkenal. Ekspedisi ke 3, sebuah ekspedisi Jepang yang di pimpin oleh Lieutenant Nobu Shirase, tidak berhasil, tetapi Shirase dan para anak buahnya dianggap pahlawan di tempat asal mereka.

Ekspedisi Shirase mencapai Antartika pada musim gugur tahun 1911. Sudah terlambat bagi mereka untuk mencapai Kutub Selatan sebelum musim dingin, sehingga akhirnya ekspedisi itu berlabuh di Sydney menanti datangnya musim semi. Di Sydney ekspedisi ini berkemah di tempat yang sekarang ini dikenal dengan sebutan Parsley Bay Reserve di Woollahra, di mana mereka tinggal selama beberapa bulan lamanya.

Media massa di Sydney membuat cerita yang mengesankan bahwa mereka adalah mata", berdasarkan fakta bahwa mereka berkemah di dekat markas militer South Head. Tuduhan ini membawa kesulitan bagi Shirase dkk, yang harus memperbaiki kapal mereka dan men-supply kembali perlengkapan mereka.

Tannatt Edgeworth David, profesor Geology di University of Sydney dan Pengurus dari Museum Australia, membela para orang Jepang tersebut dan membantu mereka dalam negosiasi dengan para polisi dan pengusaha lokal. Edgeworth David pernah melakukan penelitian lapangan dengan Douglas Mawson dan dengan suka rela berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan Shirase. Kedua orang ini kemudian menjadi teman akrab. Pada bulan November 1911, saat ekspedisi Jepang bersiap untuk berangkat lagi ke Antartika, Shirase mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan memberikan pedang Jepang buatan abad ke 17 miliknya kepada Edgeworth David.

Usaha Shirase yang kedua untuk mencapai Kutub Selatan tidak berhasil, walaupun ekspedisi tersebut berhasil menemukan daerah baru yang luas. Ekspedisi ini mendapatkan sambutan sebagai pahlawan saat kembali ke Jepang, dan di ujung barat dari Ross Ice Shelf di Antartika saat ini menyandang nama Shirase Coast untuk menghormati usahanya itu.

Pada tahun 1979, Mary Edgeworth David, putri dari sang profesor, menghibahkan pedang tersebut kepada museum Australians setelah sebelumnya diperbaharui di Jepang. Pedang itu sendiri adalah contoh luar biasa dari hasil karya Mutsu no Kami Kaneyasu, seorang ahli pedang yang bekerja pada periode 1600-1650.

Simbol persahabatan dan niat baik yang ada pada pedang ini telah mengundang ratusan orang Jepang untuk mengunjungi Museum Australia untuk melihat pedang tersebut. Pedang itu juga pernah menjadi bagian dari Shirase Antarctic Expedition Memorial Museum di Konoura, tempat kelahiran Shirase, dan di Nagoya Maritime Museum di Jepang.

Source :
http://australianmuseum.net.au/Sword-of-Friendship

Yang mau lihat foto pedangnya lihat di source ya :bingo:
Menurut ku ini hal yang menarik, persahabatan tanpa memandang perbedaan negara :adore:

Hiki
Special

Posts : 188
Join date : 2010-06-19
Location : Around the world

http://www.jtopianokichi.com

Back to top Go down

Re: Sword of Friendship

Post by Sebastian on Sun Jul 18, 2010 1:28 pm

weeew fotonya kapten keren banget
jubah bulu full

Sebastian
Special

Posts : 123
Join date : 2010-06-16
Location : di depan laptop

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum